Rabu, 15 Juli 2015

Jaga Kebersihan Terminal!

Jaga Kebersihan Terminal!


Jaga Kebersihan Terminal!

Posted: 14 Jul 2015 10:36 PM PDT

BANDARLAMPUNG - Wali Kota Bandarlampung Herman H.N. menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke Terminal Rajabasa pukul 21.00 WIB kemarin. Dalam sidak itu, Herman menginstruksikan agar seluruh petugas terminal menjaga kebersihan.

Dia juga menginstruksikan agar jalan di terminal disiram air setiap pagi dan sore. Tujuannya supaya tidak berdebu dan tak mengganggu kenyamanan pemudik. ''Pokoknya terminal ini harus bersih. Perhatikan itu penumpang baru turun dari bus biasanya kan suka membawa sampah," pintanya.

    Eks Kadispenda Lampung itu juga sempat meninjau pos polisi Terminal. Dia juga mendapat laporan bahwa pos tersebut mengalami kebocoran. "Langsung panggil petugasnya besok, kalau kalian gak sanggup bayar biar saya yang bayar," tegasnya.

    Herman juga menyempatkan diri untuk berbaur bersama pemudik lain yang tengah menunggu keberangkatan bis mereka.

    Terpisah, Bupati Lampung Barat Mukhlis Basri juga meminta agar petugas mengawal maksimal pos mudik. "Saat ini sudah mulai memasuki musim mudik, jadi saya mengimbau kepada petugas baik kepolisian, Satpol-PP, Dishub, Diskes, dan instansi yang terlibat lainnya untuk bisa menjalankan tugas dengan baik," kata dia.

    Untuk di Lambar, terdapat pos pelayanan di tugu ara Pasar Liwa Kecamatan Balikbukit. Pos tersebut digunakan para pemudik untuk menghilangkan penat. Sementara untuk dua pos lainnya, yakni Pos Sumberjaya dan Sukau, terdapat sedikitnya delapan anggota kepolisian melakukan pengamanan 1x24 jam. Namun, di dua pos tersebut tidak dilengkapi oleh petugas medis, Dishub, Pol-PP dan pramuka. (yay/nop/rnn/c1/wdi)

PWI Silaturahmi dengan Gubernur

Posted: 14 Jul 2015 10:20 PM PDT

BANDARLAMPUNG – Keluarga Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung buka puasa bersama Gubernur M. Ridho Ficardo di gedung PWI kemarin (14/7). Acara dihadiri oleh segenap Forkopimda Lampung. Juga undangan anak-anak panti asuhan serta jajaran pengurus dan keluarga besar anggota PWI Lampung.

Pada acara ini dilakukan pemberian tali asih kepada anak yatim dan istri dari almarhum wartawan yang tergabung di PWI. Juga diskusi seputar pembangunan Lampung.

Ridho pada sambutannya mengatakan, fungsi dan peran pokok media saat ini begitu strategis. Yakni sebagai langkah awal membangun kebersamaan untuk memajukan pemerintahan di provinsi ini.

''Tentunya kami tidak memiliki alat yang lebih efektif dan efisien kecuali melalui media. Peran media memang sudah begitu besar. Saya harap fungsi strategis dan fungsional ini dapat mendukung perjalanan pembangunan," tuturnya.

Ridho juga memuji peran wartawan yang semakin hari bekerja dengan baik dan bagus. Bahkan, ia memuji pesatnya perkembangan media di provinsi ini yang begitu mentereng dan bisnis yang semakin baik.

    Sementara, Ketua PWI Lampung Supriyadi Alfian mengatakan, acara kemarin adalah ajang silaturahmi. Ia juga berterimakasih kepada gubernur yang bersedia hadir. Bahkan, langsung agenda pemerintahan di Jakarta.

"Rencana besok (hari ini) PWI juga akan memberikan bingkisan berupa bingkisan daging kepada wartawan yang tergabung dalam PWI," katanya. (goy/p6/c1/dna)

Wali Kota Bagikan Ribuan Paket Sembako

Posted: 14 Jul 2015 10:19 PM PDT

BANDARLAMPUNG – Wali Kota Herman H.N. membagikan ribuan paket sembilan bahan pokok (sembako) kepada warga Bandarlampung kemarin (14/7). Pembagian sembako itu dilakukan di Yayasan Budhayana Vidyalaya yang ada di Sekolah Tinggi Agama Buddha, Kecamatan Panjang. Kemudian penyerahan sembako dari PT Anugrah pimpinan Ali Kuku di kantor Kelurahan Waylunik.

    Selanjutnya dari PT Anugrah diserahkan di lapangan depan SMAN 6 Bandarlampung, Gudang Tets Kalibalok, Tanjungkarang Pusat, dan di Yayasan Budhayana Vidyalaya di Vihara Kota Sepang, Jl. Sultan Haji.

    Herman H.N. mengatakan, momentum berbagi itu merupakan wujud kepedulian dan perhatian pemkot serta donatur untuk membantu meringankan kebutuhan warga yang ada di Bandarlampung.

    "Kita bersyukur kota ini memiliki keragaman etnik, agama, budaya, dan profesi selama ini yang telah mampu hidup rukun, aman, tentram, damai, dan harmonis di dalam kehidupan masyarakat," ujarnya kemarin.

    Untuk itu, terkait pemberian sembako kemarin, Herman H.N. berharap warga tidak menilai dari besar dan jumlahnya. Akan tetapi, dijadikan sebagai bentuk kepedulian antara sesama yang saling membutuhkan.

    "Manfaatkan dengan baik untuk kebutuhan keluarganya masing-masing. Dan ribuan sembako ini untuk mengurangi beban warga di kota ini," pungkasnya.

    Terpisah, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Lampung Yusuf Kohar juga memberikan tali asih kepada masyarakat di Gg. Galunggung I, Kelurahan Perumnas Wayhalim, Kecamatan Wayhalim.

    Di sana ia berbagi sembako yang sudah dipaketkan berisikan minyak dan gula. "Saya pernah kecil di sini, dan di sini saya kembali datang agar saya kenal dengan warga di sini, dan warga kenal dengan saya," katanya.

    Tali asih ini menurutnya, sebagai bentuk kepedulian antar sesama. "Jangan dinilai harganya, akan tetapi bentuk perhatiannya agar silaturahmi semakin erat. Terlebih, di bulan yang penuh ampunan ini," ujarnya.

    Menurutnya, ke depan akan terus digulirkan bantuan-bantuan seperti ini untuk menyentuh kalangan tidak mampu. "Saya sudah siapkan 100 ribu paket," pungkasnya. (goy/p5/c1/whk)

Kota Masih Panen Pengangguran

Posted: 14 Jul 2015 10:19 PM PDT

BANDARLAMPUNG – Angka pengangguran di Kota Tapis Berseri cukup mencengangkan. Jumlah yang tercatat di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Bandarlampung pada tahun 2014-2015 mencapai 34 ribu orang. Kadisnaker Bandarlampung Loekman Djoyosoemarto mengatakan, jumlah ini akan terus bertambah karena Bandarlampung merupakan tujuan warga dari daerah untuk mencari lapangan pekerjaan.

    ''Dibanding tahun sebelumnya, data pengangguran memang cenderung menurun. Tahun sebelumnya malah di atas 35 ribu," ujarnya kemarin (14/7).

    Loekman menuturkan, pihaknya selalu berupaya mengurangi angka penggangguran tersebut. Namun, ia juga prihatin karena banyak lembaga yang terkesan kurang peduli dengan masalah ini.

    ''Jadi seolah-oleh masalah ini urusan Disnaker saja, padahal perlu ada kerja sama dengan pihak lainnya. Ini masalah bersama," katanya.

    Ke depan, lanjut Loekman, akan dibentuk dewan kerja sama yang melibatkan lembaga kedinasan. Contohnya Dinas Pekerjaan Umum serta Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan. Tujuannya agar pemangku kepentingan dapat memberikan informasi tentang lapangan pekerjaan.

    "Contohnya Dinas PU, instansi ini punya tanggung jawab memberikan informasi ada berapa paket pekerjaan mereka. Padahal itu kan bisa menyerap lapangan pekerjaan," tandasnya.

    Salah satu upaya yang telah dilakukan pihaknya adalah pemberian bantuan mesin jahit listrik untuk 40 warga perwakilan dari masing-masing kecamatan. Sebelumnya, mereka telah diberi pelatihan bulan Mei-Juni lalu di Balai Latihan Kerja (BLK) Panjang.

    Sementara, Wali Kota Bandarlampung Herman H.N. mengatakan, pihaknya mendukung gerakan pengurangan pengangguran di kota ini. Jauh sebelum itu, upaya yang telah dilakukan diantaranya dengan mendukung pembangunan hotel, pusat perbelanjaan, hingga rumah toko (ruko).

    "Bayangkan kalau ruko cuma satu atau dua. Nah, ini cara saya mengurangi pengangguran. Selain itu juga meningkatkan perekonomian," ujar usai memberikan bantuan mesin jahit di Disnaker kemarin.

    Terkait pemberian bantuan itu, mantan Kadispenda Lampung ini berharap jika bantuan tersebut dapat membuat warganya menjadi mandiri. Bahkan lebih baik jika dapat dikembangkan.

''Jangan malah dijual ya ibu-ibu, nanti ada petugas yang monitoring," pesannya. (yay/p5/c1/whk)

Distribusi Terhambat di SPBE

Posted: 14 Jul 2015 10:19 PM PDT

BANDARLAMPUNG – Kosongnya persediaan tabung elpiji di beberapa titik pengecer ternyata disebabkan permasalahan distribusi di stasiun pengisian dan pengangkutan bulk elpiji (SPBE). Informasi ini disampaikan Ketua Himpunan Pengusaha Swasta Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Lampung Toto Herwantoko kemarin (14/7).

    Dia mengatakan, keadaan tersebut situasional. Terlebih saat ini tengah terjadi peningkatan permintaan hingga 10-15 persen. Maka suatu kewajaran jika terjadi antrean, sehingga bagian terkecil ke pengecer mengalami kekosongan.

    ''Alurnya kan dari Pertamina ke SPBE, kemudian ke pangkalan, agen, lalu baru ke pengecer," katanya.

    Toto, mengatakan warga Bandarlampung tidak perlu khawatir karena PT Pertamina (Persero) Lampung telah menambah stok elpiji.

    ''Pasti aman kok. Kalaupun ada kekosongan, silakan cari di tempat lain. Stok sudah disediakan," tegasnya.

    Terpisah, Sekretaris Komisi III DPRD Bandarlampung Muchlas E. Bastari menilai kekosongan elpiji ini agar pemerintah peka terhadap tindakan penimbunan.

    "Kalau memang stok ada, tapi ternyata kosong, hati-hati ditimbun itu," ujarnya.

    Sementara, menanggapi kelangkaan ini, menurutnya masyarakat juga perlu menerapkan pola hidup hemat. Sebab elpiji merupakan bahan yang ekskusif dan tidak dapat diperbaharui.

    "Minimal dihemat pemakaian, jangan terlalu boros. Sudah tahu susah carinya," tandasnya.

Sebelumnya Sales Executive PT Pertamina (Persero) Lampung Subbidang Elpiji III Anca La Egah menegaskan kepada Radar Lampung bahwa stok elpiji di Kota Tapis Berseri aman.

Menurut dia, pihaknya sudah mengantisipasi agar kelangkaan elpiji 3 kg tidak terjadi di Bandarlampung dengan menambah kuota.

''Sejak Selasa (7/7), kami sudah menambah kuota elpiji 3 kg di Bandarlampung sebanyak 72.240 tabung. Sehingga keseluruhan di kota ini tersedia 144.740 tabung. Sebab sebelumnya, kuota di Bandarlampung hanya 72.500 tabung," jelasnya.

    Namun, lanjut dia, jika ada beberapa warga yang merasa kesulitan mendapatkan elpiji 3 kg, hal itu disebabkan karena warga membelinya di pedagang eceran yang kebetulan stoknya sedang kosong.

    Anca menegaskan, pihaknya tidak dapat mengontrol pedagang eceran untuk selalu mengisi stok elpiji. Sebab pihaknya sebatas menyalurkan ke agen penjualan saja.

''Nah, kalau ada pedagang eceran mereka tidak punya stok barang, mungkin dari proses distribusinya yang sedikit bermasalah," katanya. (yay/p5/c1/whk)

Diguyur Hujan, Pagar Kantor Kecamatan Wayhalim Roboh

Posted: 14 Jul 2015 10:18 PM PDT

BANDARLAMPUNG – Hujan deras yang turun di Bandarlampung kemarin pagi (14/7) menjadi berkah bagi warga di tengah kesulitan air yang dialami. Namun di balik itu, hujan kemarin menjadi musibah bagi kantor Kecamatan Wayhalim. Sebab, akibat guyuran hujan, pagar kantor tersebut sepanjang 35 meter dan tinggi 2 meter roboh.

    Camat Wayhalim Ahmad Husna mengatakan, robohnya pagar kantor itu terjadi pukul 07.00 WIB. Menurut dia, saat itu pegawai kecamatan mulai berdatangan ke kantor.

    Selain faktor alam, Husna menduga penyebab robohnya pagar tersebut karena faktor usia bangunan yang sudah uzur. ''Kantor ini kan berdiri sejak 1980," katanya.

    Beruntung, kejadian tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa dan mengganggu aktivitas petugas kecamatan. Husna mengaku akan langsung membuat laporan kepada Wali Kota Herman H.N. agar segera ditindaklanjuti.

    Terpisah, Wali Kota Herman H.N. yang menerima laporan tersebut berjanji akan segera memperbaiki kerusakan tersebut.  "Akan segera perbaiki, karena ini kan faktor alam," ucapnya.

    Terkait turunnya hujan di musim kemarau ini, mantan Kepala Biro Keuangan Pemprov Lampung ini merasa bersyukur karena hal itu merupakan suatu keberkahan.

Namun, ia tetap mengintruksikan kepada Badan Pengendalian dan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kebersihan dan Pertamanan (Disbertam) tetap siaga dengan bencana yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

    Sementara, Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Lampung Sugiono membenarkan cuaca di wilayah Lampung khususnya Bandarlampung berpotensi hujan dengan intesitas berat (deras) disertai angin kencang dalam beberapa hari ke depan.

    Kemarin saja, hujan telah terjadi sejak pukul 05.00 WIB. Hampir seluruh wilayah Lampung diguyur hujan, seperti Bandarlampung, Lampung Selatan, dan Lampung Timur. "Kemudian meluas hingga Metro, Pesawaran, Lampung Tengah, dan Lampung Utara," sebutnya.

    Sugiono menyatakan, untuk beberapa hari ke depan masih berpotensi hujan ringan hingga sedang di beberapa wilayah. Seperti sebagian Lampung Tengah, Mesuji, Way Kanan, Lampung Timur, Lampung Selatan dan sebagian Bandarlampung.

    "Tidak sama persis seperti hari ini (kemarin) sih, tapi peluang hujan masih ada walaupun tidak selebat dan serata hari ini," tutupnya. (yay/p5/c1/whk)

Sidang Class Action Gubernur Ditunda

Posted: 14 Jul 2015 10:17 PM PDT

BANDARLAMPUNG – Sidang gugatan class action terhadap Gubernur Lampung M. Ridho Ficardho dan Wakil Gubernur Bachtiar Basri di Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1A Tanjungkarang ditunda kemarin (14/7). Sebab, kuasa hukum Pemprov Lampung tidak mengantongi surat kuasa khusus tergugat Ridho-Bachtiar.

''Ya, sidang ditunda karena kuasa hukumnya tidak mengantongi surat kuasa khusus tergugat Ridho-Bachtiar. Hanya membawa drafnya. Makanya ditunda hingga Selasa (28/7). Kalau kami berharap Ridho-Bachtiar hadir dalam persidangan,'' ujar hakim anggota Sutaji kemarin.

Sementara, Koordinator Tim Advokasi Gerakan Rakyat (Tegar) Agus Rihat P. Manalu mengaku kecewa atas ditundanya sidang. ''Kami kecewa Ridho-Bachtiar tidak hadir. Apalagi kuasa hukum Pemprov Lampung yang hadir tidak memiliki surat kuasa khusus tergugat. Hanya bawa surat perintah Sekprov,'' katanya.

Sementara, Kepala Dinas Komuniasi dan Informatika Lampung Achmad Chrisna Putra  mengatakan, semua permasalahan class action diserahkan ke Biro Hukum.

Menurut dia, Tegar menggugat secara pribadi dan kelembagaan. Untuk  kelembagaan pihaknya sudah menyiapkan pengacaranya melalui Biro Hukum.

Kemudian untuk tuntutan pribadi, masih dipersiapkan surat kuasa pembelaan. "Yang untuk pribadi, kuasa hukumnya Yulianti Sitorus,"

jelasnya kemarin.

Dia melanjutkan, berdasarkan informasi yang didapat, untuk sidang hari ini (kemarin, Red) masih dalam tahap pemberkasan. "Jadi, mungkin belum diperlukan kehadiran Pak Gubernur. Saat ini, kami sedang menyiapkan materi untuk kelengkapan persidangan," pungkasnya.

Diketahui, sidang yang digelar sekitar pukul 09.00 WIB kemarin dipimpin Ketua Majelis Hakim Nelson Panjaitan dengan Hakim Anggota Sutaji dan Akhmad Suhel. Sedangkan paniteranya Herlinawati dan juru sita Syawal.

Gugatan class action ini dilakukan untuk menagih janji Gubernur M. Ridho Ficardho dan Wakil Gubernur Bachtiar Basri ketika kampanye. Dalam gugatan memaparkan beberapa item yang menjadi dasar class action.

Di antaranya kondisi infrastruktur yang parah, layanan kesehatan dan pendidikan yang masih mahal, serta harga kebutuhan yang melambung.

''Dalam class action ini, kami menggugat Ridho-Bachtiar untuk membayar ganti rugi materiil dan immaterial masing-masing sebesar Rp25. Kami juga minta keduanya meminta maaf pada publik dan meminta pengadilan menyita kantor gubernur," ungkap Agus Rihat P. Manalu beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal ini, sebelumnya Gubernur Lampung M. Ridho Ficardho menyatakan memilih fokus bekerja untuk kesejahteraan masyarakat Sai Bumi Ruwa Jurai dibandingkan menanggapi gugatan class action.(sya/abd/c1/whk)

Ganti Rugi Lahan JTTS Cair

Posted: 14 Jul 2015 10:17 PM PDT

KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) mulai membayar ganti rugi lahan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Asisten I Bidang Pemerintahan Setprov Lampung Tauhidi memaparkan ada 22 kepala keluarga yang menerima ganti rugi lahan. Di antaranya ada nama eks Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P. Aset lahan Sjachroedin yang terkena pembebasan lahan seluas 1,7 hektare. ''Mulai hari ini (kemarin, Red) kita secara bertahap membayarkan lahan warga," kata dia.

Menurutnya, pembayaran dilakukan secara berangsur-angsur. Sebelum dilakukan proses ganti rugi, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lampung Selatan akan melakukan pengukuran subjek dan objek lahan JTTS.

    "Kita tidak tahu berapa harga per meter lahan yang akan diganti, semua urusan Kemenpupera, kita hanya mengawal prosesnya saja. Proses ganti rugi tanam tumbuh 1 km itu lagi dihitung oleh tim apparsial," jelasnya.

    Saat ini, dia mengatakan, dana sebesar Rp4,8 miliar tersebut hanya untuk membayarkan ganti rugi tanah warga saja. Belumtermasuk bangunan dan tanam tumbuh.  "Karena juga waktunya tidk memungkinian untuk tahap pertama karena menjelasng hari raya," kata dia.

    Sementara, Kasi Hak Atas Tanah BPN Lampung Subardi menyatakan, segala kepengurusan pembebasan lahan adalah wewenang kabupaten kota yang terkena ruas JTTS.

    "Semua itu, diserahkan ke masing-masing kabupaten kota BPN nya. Untuk penilaian pun tergantung personnya," kata dia. (red/c1/wdi)

Personel Brimob Kawal Kereta

Posted: 14 Jul 2015 08:35 PM PDT

BANDARLAMPUNG - Polda Lampung menggandeng Polda Sumatera Selatan (Sumsel) dalam pengamanan perbatasan pada musim mudik Lebaran tahun ini. Kemarin, rombongan Polda Lampung bertolak ke perbatasan Sumsel menggunakan kereta api.

    Rombongan dipimpin Wakapolda Lampung Kombes Bonifasius Tampoi. Kepala Bidang Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih mengatakan, jalur KA dari Bandarlampung sampai tujuan dijaga anggota Brimobda Lampung.

    Pengamanan khusus untuk menjaga dari hal-hal kecil yang berdampak besar. Menurutnya, pengamanan tersebut penting agar kenyamanan dan keamanan pemudik terutama yang menggunakan kereta api tak terganggu.

    "Bisa saja ada yang usil mengambil beberapa bantalan beton, pasti akan mengakibatkan terhambatnya perjalanan kereta atau malah jadi kecelakaan KA," kata Sulis—sapaan akrabnya—melalui pesan singkat, kemarin.

    Kedatangan rombongan Polda Lampung disambut Vice President Subdivre III.2 Tanjungkarang Ruwanta dan Kapolres Ogan Komering Ulu Timur AKBP SP Sinaga di Stasiun Martapura.

    Terpisah, Kapolres Way Kanan, AKBP Harseno, S.IK,MM, menghimbau para pemudik untuk memanfaatkan sebaik mungkin Pos Pengamanan ataupun tempat istirahat bagi pemudik. Menurutnya, jalan lintas tengah di wilayah Waykanan panjangnya hanya 96 kilometer. Namun, menurutnya, punya medan yang rentan kecelakaan lalu lintas. "Apalagi saat ini kondisi jalan sedang baik, ( mulus red ), sehingga saya berharap para pengguna jalan jangan sampai terlena  oleh kondisi itu, sebab bahaya setiap saat menanti," ujar dia. (dna/sah/c1/wdi)

Dua Hari Terakhir Diprediksi Padat

Posted: 14 Jul 2015 08:34 PM PDT

BAKAUHENI - Pada musim mudik Lebaran tahun ini, ada penurunan jumlah pemudik dibandingkan tahun lalu. Penurunan itu terlihat dari data penumpang sejak H-7 (10/7) hingga H-4 (13/7). Untuk data penyeberangan dari Merak ke Bakauheni tercatat 14.194 mobil pribadi. Sementara sepeda motor 2.450 unit, bus 1.634 unit, dan 127.251 pemudik jalan kaki. Sementara pada tahun lalu untuk waktu yang sama tercatat sebanyak 28.269 mobil pribadi menyeberang dari Merak ke Bakauheni. Sementara sepeda motor 22.199 unit, bus 1.935 unit, dan 229 263 pemudik jalan kaki.

    ''Hingga saat ini dari pantauan kami memang arus mudik yang turun ke Pelabuhan bakauheni terlihat sepi dibanding tahun lalu. Namun berbeda dengan data perbandingan keberangkatan dari Pelabuhan Bakauheni, jumlah penumpang pejalan kaki meningkat sekitar 20 ribu penumpang dibanding lebaran tahun lalu pada H-7 sampai H-4 Lebaran," kata Manager Operasional PT ASDP indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Heru Purwanto, kemarin (14/7).

    Nana Sutisna, manager Operasional PT ASDP Indonesia Ferry cabang Merak, Banten menilai pemudik belum seluruhnya menyeberang ke pelabuhan Bakauheni. Memperkirakan, aktivitas pemudik akan meningkat mulai semalam hingga H-1.

    "Belum lagi prediksi peningkatan jumlah pemudik tahun ini yang mengalami peningkatan sekitar 6 persen. Berarti malam nanti sampai H-1 akan terjadi kondisi sangat padat di pelabuhan Merak,"ujarnya.

    Untuk mengantisipasi ledakan pemudik yang masih tersisa dua hari lagi, sambung Nana, pihaknya akan mengoperasikan 30 kapal berkapasitas besar dan mempercepat bongkar muat, "Dengan begitu sehingga tidak ada penumpukan dan antrean panjang yang berlarut-larut di Pelabuhan Merak,"katanya.

    Sementara, Puncak arus mudik di Terminal Bus Rajabasa, Bandarlampung di prediksi akan terjadi pada H-2 hari ini. Berdasarkan data laporan online arus mudik terminal tipe A, terminal rajabasa lampung. Jumlah penumpang mudik bagi penumpang kedatangan sudah mencapai 86.470  orang. Sedangkan jumlah penumpang mudik bagi penumpang keberangkatan mencapai 94.135 orang.

    "Puncak arus mudik kemungkinan bisa besok. Jika melihat perbandingan data dari tahun sebelumnya. Hari raya tahun ini, jumlah penumpangnya lebih sedikit," Kata Kepala UPT Terminal Rajabasa Dinas Perhubungan (Dishub) Bandar Lampung, A. Zulkifly kemarin (14/7)

    Tadinya, kata Zulkifli, pihak terminal memperkirakan puncak arus mudik di terminal itu terjadi pada H-3 seperti lebaran tahun lalu. Namun, kondisi jalan yang relatif lancar dan jadwal libur pekerja membuat prediksi berubah. (yud/mhz/c1/wdi)

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar