Sabtu, 27 Februari 2016

Herman Instrusikan Tak Pakai KIS, Eh Diabaikan

Herman Instrusikan Tak Pakai KIS, Eh Diabaikan


Herman Instrusikan Tak Pakai KIS, Eh Diabaikan

Posted: 27 Feb 2016 04:19 AM PST

radarlampung.co.id - Instruksi Wali Kota Bandarlampung Herman H.N. agar Elisia Santika (18), tidak lagi mengunakan kartu Indonesia sehat (KIS), belum dipatuhi bawahannya. Sampai Sabtu ini (27/2), Tika –sapaan akrabnya, masih berobat dengan KIS.

Padahal, Herman bermaksud memberikan pengobatan terbaik bagi Tika. Sebab, biasanya obat yang diberikan KIS adalah jenis generik. "Ya masih pakai KIS. Ini obatnya," ujar Tika. Salah satu obat yang ditunjukkan terdapat label asuransi kesehatan bagi penguna KIS. Yakni Cendo Mydriatil Tropicamide Sterile Eye Drops.

Disinggung bentuk tanggungjawab Puskesmas Waykandis, menurut Tika pihak Puskesmas membantu fasilitas kendaraan dan mengurus pindah berkas dari RS Graha Husada ke RSUD Abdul Moeloek (RSUDAM). "Hanya itu sih," timpal ibu Tika, Samiah Sari (41). (nan/ade)

Pindah Rumah Sakit, Mata Masih ”Ngenyut”

Posted: 27 Feb 2016 04:05 AM PST

radarlampung.co.id - Elisia Santika (18), yang diduga menjadi korban malapraktik oknum Puskesmas Waykandis tengah menjalani perawatan intensif. Ini dilakukan untuk menyembuhkan kebutaan pada mata  kanannya karena obat telinga yang diberikan oknum Puskesmas Waykandis.

Ia baru saja menjalani terapi di RSUD Abdul Moeloek (RSUDAM) untuk membersihkan infeksi pada matanya. Kornea dibersihkan untuk memecah selaput putih dan bercak di tengah bola matanya. "Sampai saat ini masih ngenyut," ujar siswi SMA Negeri 13 Bandalampung itu, Sabtu (27/2).

Awalnya ia dirawat di RS Graha Husada. Namun selepas kunjungan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Edwin Rusli, pengobatannya dipindah ke RSUDAM sejak Jumat (26/2).

Tika –begitu ia akrab disapa, mengalami kebutaan lantaran oknum di Puskesmas Waykandis salah memberikan obat. Harusnya ia diberikan tetes mata, namun malah obat untuk telinga. (nan/ade)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar