Jumat, 12 Februari 2016

Wakil Wali Kota Terpilih Yusuf Kohar Bacakan Puisi

Wakil Wali Kota Terpilih Yusuf Kohar Bacakan Puisi


Wakil Wali Kota Terpilih Yusuf Kohar Bacakan Puisi

Posted: 12 Feb 2016 08:05 AM PST

radarlampung.co.id- Kedatangan Wakil Wali Kota Bandarlampung terpilih Yusuf Kohar dalam pertunjukan Komunitas Seni Malam Puisi (Malpus), Jumat (12/2) malam menghibur para komunitas seni yang hadir.

Yusuf Kohar yang juga memiliki hobi di bidang seni tampil membacakan puisi. Judulnya "Kangen" Karya Refitra Fernando.

Usai membacakan puisi, Yusuf Kohar mengaku sangat mendukung dan mensupport kegiatan ini.

"Saya berharap dalam mengembangkan komunitas seni ini bisa terus di kembangkan,"  ujarnya kepada radarlampung.co.id.

Menurutnya, seni mencerminkan karakter kreatif dan tidak kaku. Seni juga harus laku dan diketahui orang.

"Ya semoga saja kalangan komunitas ini terus menciptakan seni-seninya dengan mengeluarkan formulasi-formulasi yang baru dan membuat orang banyak menjadi simpatik," pesannya.

Pertunjukan Komunitas Malpus Bandarlampung diselenggarakan di Kedai Union Ina, Jl. Za. Pagar Alam, Kedaton.

Kumpulan berbagai komunitas seni di Bandarlampung hadir dan menampilkan masing-masing seninya.

Acara juga dihadiri Muchlas Bastari, anggota Komisi III DPRD Bandarlampung.  Acara ini merupakan kegiatan yang rutin digelar sebulan sekali. Kali  ini temanya Membumikan Langit. (cw1/adi)

Pekan Depan, Kapolda Tinggalkan Kantor

Posted: 12 Feb 2016 06:34 AM PST

radarlampung.co.id - Pejabat tak harus bekerja di kantor dengan nyaman. Kursi empuk, ruang ber-AC, lengkap dengan segala fasilitas serbaada. Karena itulah, Kapolda Lampung Brigjen Ike Edwin membuat gebrakan bekerja di luar kantor mulai pekan depan.

"Ini juga berlaku bagi pejabat lain di lingkungan kepolisian seperti Dirintel, Karorena, Dirbinmas, dan Dirlantas. Penjadwalannya sedang disusun Kabid Humas AKBP Sulistyaningsih," ungkap Kapolda di Graha Jurnalis, Jumat (12/2).

Menurut dia, nantinya masyarakat Lampung dapat secara langsung menyampaikan keluhan kepada pejabat kepolisian. Tak ada birokrasi lantaran kebijakan ini muncul untuk melayani masyarakat. "Tujuan saya tak lain ingin mengabdikan diri kepada masyarakat dan memberikan yang terbaik di Lampung ini," tandasnya. (cw1/ade)

OJK Obati BPR Sakit

Posted: 12 Feb 2016 12:48 AM PST

radarlampung.co.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung mengupayakan bank perkreditan rakyat (BPR) di Lampung dalam kondisi sehat. Terutama untuk BPR skala kecil, yang kondisinya tidak seperti BPR besar dimana mampu menjaring sumber daya manusia (SDM) dengan kualitas lebih baik.

Ketua Kantor OJK Lampung Untung Nugroho menuturkan, pihaknya akan menganalisis kondisi keseluruhan BPR di Lampung. OJK bakal mengklasifikasikan BPR mulai risiko tinggi hingga rendah. "Dalam hal ini OJK memiliki ketentuan untuk tingkat kesehatan BPR," ujar Untung kala menerima kunjungan tim redaksi Radar Lampung, di ruang kerjanya, Jumat (12/2), siang.

Untung menuturkan, OJK secara internal sudah menganalisis sejumlah BPR berkaitan dengan kondisi kesehatan perusahaan. Menurut dia, dengan adanya klasifikasi tersebut dapat menjadi bahan analisis utama oleh pengawas. "Pemeriksaan dan pengawasan yang dilakukan salah satunya dari sisi regulasi," tandas Untung. (sur/ade)

Jalan Dibuat Mulus, Polwan Giat Paduan Suara

Posted: 11 Feb 2016 08:29 PM PST

radarlampung.co.id- Menyambut kunjungan kerja (Kunker) Kapolri Jendral Badrodin Haiti pada Senin (15/2) mendatang, berbagai persiapan dilakukan jajaran Polda Lampung. Salah satunya, komplek Mapolda Lampung diaspal ulang secara keseluruhan.

Berdasar pantauan radarlampung.co.id, Jumat (12/2) siang, terlihat jalan sudah mulus mulai pintu gerbang masuk hingga pintu keluar.

"Iya jalanan di komplek mapolda diaspal ulang untuk menyambut kedatangan Kapolri dalam kunjungan kerjanya (Kunker)," kata Kabid Humas Polda AKBP Sulistyaningsih.

Menurut Sulis, sapaan akrab Sulistyanisngsih, dalam menyambut orang nomor satu di korps Bhayangkara itu, berbagai persiapan lain juga dilakukan. Ini sesuai dengan amanah Kapolri, bahwa Polisi Wanita (Polwan) harus menjadi revolusi mental polisi.

"Kunjungan nanti yang akan di prioritaskan kepada Kapolri dengan menonjolkan Se-Polwan Polda Lampung," bilangnya

Karena itu, tambah Sulis, Polwan juga melakukan pelatihan paduan suara.

"Tiap hari mereka melakukan latihan di sini. Ia pelatihan ini, tak lain menunjukan berbagai keterampilan Sepolwan Polda Lampung kepada Kapolri," ujarnya. (cw1/adi)

Kamis, 11 Februari 2016

Lagi, Korem Amankan 30 Ton BBM

Lagi, Korem Amankan 30 Ton BBM


Lagi, Korem Amankan 30 Ton BBM

Posted: 11 Feb 2016 07:55 AM PST

radarlampung.co.id  – Acungan jempol pantas diberikan bagi jajaran Korem 043/Garuda Hitam (Gatam) Lampung. Mereka kembali mengamankan 30 ribu liter atau 30 ton bahan bakar minyak (BBM) mentah ilegal dari Sumatera Selatan.  BBM diduga hendak dibawa ke Jakarta dengan dua unit mobil tangki  dan satu truk.

Kepala Penerangan Korem 043 Mayor Inf. Prabowo mengatakan, ketiga kendaraan berada di Koramil 421-06/Natar. Rencananya, hari ini (12/2) dibawa ke Makorem.  "Minyak mentah ini dari Musi Banyuasin, Sumsel dan diamankan di bawah piminan Danramil Kapten Inf. Suprapto. Sayangnya, supir dan kernet truk meloloskan diri," ungkapnya.

Jajaran Korem 043/Gatam sebelumnya juga mengamankan 10 ton BBM jenis minyak tanah ilegal dari Sumsel ke Lampung. Lokasinya sama, di Jl. Raya Hajimena, Natar, Lampung Selatan,  pada senin (1/2). Saat ini kasusnya sudah di limpahkan ke Polda Lampung dan dalam proses penyelidikan lebih lanjut Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus). (cw1/ade)

105 Polisi Pelatihan Tes DNA dan Olah TKP

Posted: 11 Feb 2016 07:35 AM PST

radarlampung.co.id- Sebanyak 105 anggota personel Polda Lampung mengikuti sosialisasi pelatihan Tes DNA dan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Balai Keratun Pemprov Lampung, Kamis (11/2).

Waka Polda Lampung Kombespol Bonifasius Tampoi juga turut hadir menyaksikan sosialisasi tersebut dengan didampingi jajaran pejabat utama Polda.

Kabid Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih mengatakan,  sosialisasi ini akan berlangsung hingga Jumat (12/2).

"Tujuannya untuk meningkatkan kinerja dan keterampilan anggota kepolisian di lapangan," ujar Sulis, sapaan akrab Sulistyaningsih.

Para peserta sosialisasi ini terdiri dari Bid Dokkes, penyidik dan anggota Polresta. "Harapannya dengan dilaksanakan sosialisasi ini. Pengetahuan dan pemahaman petugas semakin lebih baik lagi," kata Sulis. (cw1/adi)

PNS Pemprov Clear, Siap Diperiksa BKN

Posted: 11 Feb 2016 02:41 AM PST

radarlampung.co.id- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menegaskan tidak ada PNS di lingkungan Pemprov yang bermasalah dengan pendaftaran ulang PNS (PU-PNS). Dari total PNS 9 ribu seluruhnya sudah clear dengan PU-PNS

Kepala BKD Lampung Zaini Nurman mengaku sebelumnya ada empat orang yang belum melengkapi berkas.

"Tapi itu semua sudah diselesaikan. Jadi utuk PNS Pemprov, ya sudah tidak ada masalah kalau untuk pendaftaran PU PNS," kata dia, Kamis (11/2).

Bagaimana mengenai BKN yang bakal turun ke daerah untuk melakukan pemeriksaan? Dia mengaku siap untuk pemeriksaan tersebut.

"Setahu saya sudah tidak ada masalah semua. Kalau mau turun untuk diperiksa ya silakan saja, kami siap kok," tegas dia. (abd/adi)

Rabu, 10 Februari 2016

Pesta Rakyat, Pesta Rakyat dan Pesta Rakyat

Pesta Rakyat, Pesta Rakyat dan Pesta Rakyat


Pesta Rakyat, Pesta Rakyat dan Pesta Rakyat

Posted: 10 Feb 2016 04:55 AM PST

radarlampung.co.id –   Provinsi Lampung sebentar lagi merayakan hari jadinya ke-52. Jatuh pada tanggal 18 Maret mendatang, namun persiapan agar even ini sukses mulai digeber.

Ini terungkap dalam rapat koordinasi lanjutan penyelenggaraan HUT ke-52 Lampung di Ruang Abung Balai Keratun, Rabu (10/2) yang dipimpim Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Arinal Djunaidi.

''Nantinya, perayaan HUT dan segala yang berkaitan akan melibatkan partisipasi dari segenap unsur masyarakat,'' kata Karo Humas dan Protokol Bayana meneruskan pernyataan Sekda Provinsi Lampung Arinal Djunaidi .

Intinya, sambung mantan Camat Tanjungkarang Pusat ini,  HUT Lampung tidak hanya dirayakan oleh jajaran pemerintah tetapi juga harus dapat dilaksanakan dan dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat di Provinsi Lampung.

"Perayaan ini merupakan HUT Provinsi Lampung sehingga harus dapat dirayakan oleh seluruh lapisan masyarakat Lampung mulai dari even olahraga, bhakti sosial dan hiburan benar-benar menjadi pesta rakyat,'' jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama Asisten Bidang Pemerintahan Rifki Wirawan menjelaskan bahwa pelaksanaan rapat ini juga guna memantapkan berbagai rangkaian acara yang ada di dalam agenda perayaan HUT Ke-52 Provinsi Lampung.

"HUT Provinsi Lampung sekali dalam setahun, untuk itu acara yang diselenggarakan harus meriah dan bermanfaat bagi masyarakat Provinsi Lampung", tegasnya.
Kabag Humas Heriyansyah menjelaskan dalam rapat tersebut turut hadir sejumlah Kepala SKPD, Pejabat Eselon dan Staf di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. (rls/ary)

Brukk... Pohon Tumbang Timpa Pengendara

Posted: 10 Feb 2016 02:32 AM PST

radarlampung.co.id - Insiden pohon tumbang kembali terjadi di wilayah Bandarlampung. Kali ini, sebuah pohon sonokeling jatuh melintang di Jl. Sultan Agung, tepatnya seberang jauh dari Graha Pena Lampung, Rabu (10/2) petang.

Naasnya, saat pohon itu tumbang, Rizka Amelia (21) tengah melintas. Saat kejadian tersebut, warga kelurahan Langkapura, Kecamatan Kemiling ini sedang melintas dengan motor Honda Vario BE 5334YI tepat di bawah pohon. Akibatnya, ia yang baru saja pulang dari rumah rekannya di kelurahan Kotasepang tersebut jatuh seketika karena tertimpa ranting pohon.

Akibat kejadian tersebut, Rizka mengalami luka robek di telapak tangan kiri serta lutut kaki kiri. "Sempet merasa mas pohon itu mau roboh. Tapi memang nggak sempet ngindar lagi," ujar wanita berparas manis tersebut. (sur/adi)

Awas, Jalan Ini Macet-Cet!

Posted: 09 Feb 2016 11:45 PM PST

radarlampung.co.id - Kemacetan parah terjadi di ruas Jl. Soekarno-Hatta, Kecamatan Panjang. Tepatnya sekitar 100 meter dari pertigaan Jl. Soekarno-Hatta (bypass) - Jl. Ir. Sutami.

Kemacetan ini terjadi karena perbaikan sepanjang 150 meter di ruas jalan tersebut. Akibatnya, kendaraan yang melintas pun harus antre panjang hingga sekitar 4 km. Kendaraan musti berjalan merayap dengan kecepatan maksimal 5 kilometer per jam.

Dari pantauan radarlampung.co.id., kemacetan hanya terjadi dari arah Panjang ke Bandarlampung. Sementara, arah sebaliknya masih terkesan lancar. Ini lantaran banyaknya mobil truk besar serta bus yang keluar dari arah Pelabuhan Bakauheni.

Pengawas perbaikan jalan Dinas PU Lampung Kasmir memprediksi, perbaikan jalan masih berlangsung hingga satu pekan ke depan. Target itu pun bisa tercapai bila cuaca tidak hujan seperti terjadi dua hari belakangan. Untuk itu, bagi mobil pribadi disarankan melewati jalan kota bila tidak mau terjebak macet.

"Mudah-mudahan saja cuaca mendukung. Dengan begitu perbaikan jalan bisa selesai secepatnya," ujar dia saat dikonfirmasi, Rabu (10/2).

Nah, selesai perbaikan jalan tersebut, kemacetan panjang diprediksi masih terjadi di Jl. Soekarno-Hatta dalam bulan ini. Sebab, perbaikan untuk ruas jalan penghubung antar provinsi ini masih dilakukan di wilayah lain. "Selesai perbaikan di ruas tersebut, pekerjaan serupa bergeser di kawasan jembatan layang dekat kampus Unila," terang Kasmir. (sur/ade)

Geger! Ada "Wakil Nabi" Ngamuk di DPRD Lampung

Posted: 09 Feb 2016 08:40 PM PST

radarlampung.co.id-  Gedung DPRD Lampung geger. Seorang yang mengaku wakil nabi mengamuk dan memecahkan kaca ruangan Ketua DPRD, Dedi Afrizal, Rabu (10/2) sekitar pukul 10.00.


Kabag Humas Sekretariat DPRD Lampung Elip Heldan menjelaskan, seorang laki-laki yang kira-kira berumur 40 tahun tersebut ingin bertemu ketua DPRD sejak satu minggu lalu. Dia memang sudah mengancam akan memecahkan kaca tersebut.

"Satu minggu lalu dia datang kesini ingin bertemu pak Ketua mengaku bernama Mustofa. Dia bilang Wakil Nabi. Sudah kami antisipasi sebenarnya. Tapi tadi ya kecolongan," kata dia.


Dia mengaku pasca kejadian tersebut orang itu diamankan oleh Satpol PP setempat. "Sudah kita serahkan ke Polsek Telukbetung Selatan," jelasnya.

Saat ini kondisi ruangan sudah di policeline dan terlihat ada beberapa awak media yang sedang meliput. (abd/adi)

Selasa, 09 Februari 2016

TNI-Polri Lampung Mesra

TNI-Polri Lampung Mesra


TNI-Polri Lampung Mesra

Posted: 08 Feb 2016 11:42 PM PST

radarlampung.co.id- Menjalin silaturahmi, TNI - Polri menggelar olah raga bersama sekaligus donor darah di Lapangan Mako Yonif 143, Candimas, Natar, Lamsel, Selasa pagi (9/2). Pesertanya, anggota Yonif 143/TEWJ, Marinir Yon 9, Yon A Pelopor Sat Brimob, dan Polres Lamsel.

Kapenrem 043/Garam, Mayor Ini Ch. Prabowo mengatakan, lewat diharapkan keakraban antara kedua institusi kian erat.

Danden POM, Let Kol CPM.Doni Tri Windiarto menambahkan, TNI-Polri adalah saudara dan layaknya bersatu menghadapi setiap tantangan.

Adapun cabang  olahraga pada kegiatan bersama ini yaitu senam, bola voli, menembak, dan tenis meja. Tercatat 200 personel yang ikut ambil bagian. Setelah itu, baru dihelat donor darah.

Kegiatan dibuka Danyonif 143/TWEJ Letnan Kolonel Inf R.D. Bahtiar K, S.I.P. Hadir Danyonif 9 Marinir Letkol Mar Datuk Sinaga, Denpom II/3 Lampung Letkol CPM. Dony Tri Windiarto, S.H, dan Danyon A Pelopor Brimob AKBP J.P Siahaan. (ozy/ade)

Senin, 08 Februari 2016

Serius Kembangkan Pariwisata dan Kawasan Maritim

Serius Kembangkan Pariwisata dan Kawasan Maritim


Serius Kembangkan Pariwisata dan Kawasan Maritim

Posted: 08 Feb 2016 08:05 AM PST

radarlampung.co.id- Gubernur Lampung Ridho Ficardo, beraudensi dengan Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli, di Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Senin (8/2) malam.

Dalam "belusukan" ke jajaran Pemerintah Pusat kali ini Ridho mendiskusikan beberapa hal kepada Rizal Ramli, dan mendapat apresiasi serta tanggapan yang cukup positif.

Ridho Ficardo menerangkan mengenai Potensi Lampung untuk Pengembangan Poros Maritim, karna Lampung memiliki letak yang cukup strategis dan Potensi Wisata yang menarik.

Ridho juga menyodorkan gagasan diadakannya Sail Krakatau di Lampung dan bila memungkinkan kegiatan tersebut sekaligus dibarengi dengan Festival Krakatau yang menjadi agenda rutin Pemprov Lampung selama ini.

Dalam Pengembangan Wisata dan Kawasan Maritim, Ridho sampaikan pula kepada Menko, sedang membangun sarana pendukung seperti Sekolah Tinggi Pariwisata (STP), pengembangan Bandara Radin Intan 2 agar menjadi bandara internasional dan pengembangan bandara pekon serai di Kabupaten Pesisir Barat.

Menanggapi hal tersebut Rizal Ramli memberikan sinyal positif, serta mengapresiasi langkah Gubernur termuda di Indonesia tersebut, karna mempunyai semangat membangun dan  gagasan yang baik serta selalu menguatkan kordinasi ke Pemerintah Pusat.

Rizal Ramli sampaikan, Ia siap mendukung Pemprov Lampung dalam mengembangkan daerahnya. Ia meminta agar ide-ide tersebut bisa dimanfaatkan untuk memiliki daya pukul dan dampak yang lebih luas terhadap sektor lain, sehingga ada efek domino dari setiap kegiatan dan pengembangan.

Ia inginkan pula ada totalitas dalam setiap kegaiatan, unik, serta selalu mempunyai sentuhan berbeda. Dalam kaitan Pariwisata, Ia harap kegiatan tersebut bisa bertaraf Internasional, dan mempunyai nilai jual.

Dalam diskusi yang cukup santai ini, ada kejadian yang cukup langka, yakni Menko Rizal Ramli meminta difoto secara khusus dengan Gubernur Lampung mengenakan handphone nya.

"Coba foto saya dengan Gubernur Termuda yang hebat ini" ujar Rizal Ramli sambil mengeluarkan Handphonenya. (rls/adi)

Minggu, 07 Februari 2016

Warga Berjubel Saksikan Atraksi Barongsai

Warga Berjubel Saksikan Atraksi Barongsai


Warga Berjubel Saksikan Atraksi Barongsai

Posted: 07 Feb 2016 07:15 AM PST

radarlampung.co.id - Ratusan warga tumpah di Jl. Ikan Kakap, Telukbetung Selatan, Bandarlampung. Perayaan tahun baru Imlek yang diikuti dengan pertunjukan barongsai, membuat warga rela berdesakan demi menonton jalannya pertunjukan.

Pantauan radarlampung.co.id, Minggu (7/2) malam, puluhan petugas Sabhara Polresta Bandarlampung, bersama dengan Polsek Telukbetung Selatan terlihat ikut mengamankan jalannya pertunjukan.

Petugas nampak sedikit kewalahan mengatur ratusan warga yang berjubel memenuhi sepanjang Jl. Ikan Kakap hingga ke depan wihara Thay Hin Bio. Pertunjukan sempat diistirahatkan, lantaran warga yang sulit dikendalikan.

Kendati demikian, pertunjukan kembali diteruskan dan kondusif hingga usai. Kegiatan kemudian dilanjut dengan pertunjukan kembang api. Sebagian warga keturunan Tionghoa ada pula yang melakukan sembahyang di wihara Thay Hin Bio. (ega/adi)

UKM Pers Sukma Polinela Milad ke-16

Posted: 06 Feb 2016 11:05 PM PST

radarlampung.co.id- Berdiri selama belasan tahun untuk memberikan informasi baik formal maupun non formal kepada mahasiswa dan lingkungan kampus Politeknik Negeri Lampung (Polinela), unit kegiatan mahasiswa Pers Suara Kreativitas Mahasiswa (UKM Pers Sukma) Polinela, merayakan hari jadinya yang ke-16 tahun, Minggu (7/2).

Bertempat di gedung QB1 Polinela, acara tersebut tidak hanya dihadiri oleh anggota UKM Pers Sukma, namun juga seluruh UKM yang ada di Polinela. Seperti Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), BEM, EC, dan lain-lain.

Pimpinan Umum UKM Pers Sukma periode 2016 Ikhwan Sholihan Ulfi berharap UKM yang dipimpin dirinya tersebut bisa semakin maju di tahun-tahun mendatang. "Saya berharap UKM ini bisa menjadi lebih baik dan lebih memahami arti kekeluargaan," katanya. (ega/adi)

Sabtu, 06 Februari 2016

Upaya Urai Kemacetan, Pemkot Wacanakan Ring Road

Upaya Urai Kemacetan, Pemkot Wacanakan Ring Road


Upaya Urai Kemacetan, Pemkot Wacanakan Ring Road

Posted: 05 Feb 2016 10:43 PM PST

BANDARLAMPUNG – Upaya demi upaya mengurai kemacetan di Bandarlampung terus berjalan. Setelah sukses melebarkan dan memuluskan jalan serta membangun sejumlah fly over, pemerintah kota (pemkot) kini mewacanakan pembangunan outer ring road atau jalan lingkar.

Hal ini disampaikan Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kota Bandarlampung Pola Pardede dalam pemaparan program prioritas pembangunan kemarin (5/2).

''Ini beberapa rencana pengembangan prioritas ke depan. Pertama, pembangunan outer ring road atau jalan lingkar sebagai antisipasi mengurai kemacetan di pusat kota. Lokasinya di pusat Kota Bandarlampung dan masih kami gagas," ujar Pola.

Merespons hal ini, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Bandarlampung Iskandar mengatakan mendukungnya, dengan melihat kondisi kota dengan tingkat kemacetan tinggi saat ini.

Dia menyebut, ada sejumlah titik yang menjadi lokasi kemacetan terparah dalam beberapa tahun belakangan. Di antaranya area Mal Boemi Kedaton (MBK), persimpangan Pasar Tugu, dan depan kantor PTPN 7.

''Program ini sudah sempat dibicarakan sejak beberapa tahun lalu dan jelas kita dukung. Karena tujuan pemkot untuk mengurangi kemacetan di wilayah Bandarlampung. Saya nggak kebayang bagaimana kalau program ini nggak ada dalam lima tahun ke depan. Bakal lebih macet lagi," terangnya.

Dia mengatakan, sejauh ini sudah terlihat upaya pemkot mengurangi kemacetan. Seperti pelebaran jalan dan pembuatan fly over di sejumlah lokasi. Dengan siap bergulirnya program ini, Iskandar mengimbau agar masyarakat tidak protes.

"Tiap program itu kan bakal ada pro-kontranya. Kalau mau membangun ini, pasti bakal ada yang digusur rumah-rumah warga. Ya meskipun demikian, harus diterima, namanya juga kebijakan," ucapnya.

Kendati demikian, dia mengaku belum mendapatkan titik lokasi yang bakal menjadi target pembangunan outer ring road atau jalan lingkar. Ini lantaran pemkot belum memberikan draf program tersebut. "Kalau lokasi kita belum tahu karena belum ada bahasan lebih lanjut dengan pemkot. Intinya kita menunggu hal ini," pungkasnya. (nan/p5/c1/dna)

Capek Deh, Blackout Lagi!

Posted: 05 Feb 2016 10:42 PM PST

BANDARLAMPUNG - Blackout lagi! Mungkin pemadaman listrik total sudah menjadi hal biasa untuk masyarakat Lampung. Seperti yang terjadi pada Kamis (5/2). Pemadaman total yang terjadi karena gangguan transmisi Baturaja-Bukitkemuning pada pukul 17.16 WIB menyebabkan padam total Lampung sebesar 414 megawatt (MW).

Akibat blackout, pemadaman terjadi di sekitar wilayah Bandarlampung. Seperti di Jl. Purnawirawan 4, Kecamatan Gunungterang, yang padam sekitar dua jam mulai pukul 17.00–19.00. Kemudian di Jl. Sultan Agung yang terjadi mati-hidup bergantian dari pukul 18.00–21.00.

''Ini sudah mulai mati lampu lagi. Sudah dua jam mati belum nyala-nyala. Nggak tahu sebabnya ada apa PLN ini? Sudah tarif listrik naik, tetapi kok makin sering mati lampu?" tandas Sudewi Laksanani, salah satu warga Gunungterang.

Asisten Manajer Operasional PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Lampung Agus Alhasewi pun meminta maaf. ''Mohon maaf sebelumnya untuk masyarakat Lampung atas pemadaman yang terjadi. Hal tersebut karena gangguan transmisi Baturaja," ujarnya saat dihubungi Radar Lampung, Jumat (5/2).

Data terakhir, pemadaman masih sekitar 200 mw dan penyulang padam bertahap masuk. Proses transmisi sudah mulai masuk sehingga Agus berharap, tidak akan berlangsung lama.

Dia mengatakan, black out transmisi sudah pulih. Akan tetapi pemadaman akibat pemeliharaan pembangkit Tarahan 4 dan Sebalang 1 masih berlangsung. "Rata-rata padam setiap malam sekitar 70 MW, mudah-mudahan dalam minggu ini berakhir seiring dengan masuknya Tarahan 4," paparnya.

Agus mengklaim, terjadinya pemadaman total ini bukan karena PLN tidak mengantisipasi. Kendala utamanya, Lampung yang hanya memiliki satu jalur transmisi. Ini yang membuat tidak ada cadangan listrik untuk Lampung jika terjadi blackout.

Dan, tahap rencana pembangunan jalur transmisi lintas timur sampai saat ini juga masih terus terkendala karena masalah lahan.

Sementara, Anggota DPRD Bandarlampung Muchlas E. Bastari mengatakan, PLN harus secepatnya menanggulangi masalah mati lampu ini. Kemudian, Muchlas yang sempat ikut beraudiensi dengan PLN Lampung memaparkan, kendala besar yang terjadi yakni karena masalah jalur transmisi.

"Karena Lampung ini hanya punya satu jalur transmisi, ya kalau ada gangguan ya langsung black out dan nggak ada cadangan lain," ujarnya.

Saat ditanya ke PLN, Muchlas menjelaskan, ternyata kendalanya masih karena izin lahan yang tak kunjung dapat.

"Lampung ini luar biasa sulitnya kalau untuk soal izin jika mau bangun gardu induk. Hal ini berarti butuh penanganan serius dari pemerintah, khususnya dari pemerintah provinsi yang punya wewenang. Dan ternyata, masalah kelistrikan Lampung bukan hanya dari PLN saja," paparnya. (ynk/p5/c1/dna)

Soal Tembok KA, Ini Janji Dirjen

Posted: 05 Feb 2016 10:31 PM PST

BANDARLAMPUNG – Persoalan tembok pembatas rel kereta api (KA) yang diprotes warga Kotabaru, Enggal, dan Kebonjahe masih menggantung. Sampai saat ini, pihak Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian belum memberi solusi terkait protes warga itu.

Kepala Divisi Pengembangan Perkeretaapian Lampung Ditjen Perkeretaapian Kemenhub M. Lokot Nasution menyatakan belum bisa mengambil keputusan. Namun, dia berjanji menyampaikan aspirasi warga kepada Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan. Dia juga mengaku mengupayakan win-win solution atas permasalahan tembok di bantaran rel tersebut.

"Jadi kita juga kan punya SOP (Standard Operating Prosedure). Kita punya aturan dan raport kepada pimpinan. Nah, kami juga kan punya kontrak dengan kontraktor ini, dan tidak bisa dilanggar. Jadi kami harap kerjasamanya dari masyarakat," kata dia usai mengadakan pertemuan bersama DPD RI dan masyarakat yang terkena dampak pembanguan Pagar Beton di Kantor Dinas Perhubungan Lampung, kemarin (5/2).

Anggota DPD RI Andi Surya mengatakan, berpegang teguh atas azas Pancasila yang jika Pemerintah mengeluarkan kebijakan seharusnya berdasarkan atas kepentingan rakyat.

Dijelaskan dia, jangan sampai proyek pemagaran ini malah tidak menjadi fungsi apa-apa bagi masyarakat dimana menurutnya pengerjaan itu juga berasal dari uang rakyat.

"Menggunakan uang rakyat, untuk kepentingan rakyat seharusnya. Jadi jangan membuat gaduh dan mengganggu kebutuhan hajat hidup rakyat,"ungkap nya usai rapat.

Dia juga menganggap sudah tidak perlu ada lagi penjagaan dengan personel TNI AD maupun Marinir. Dimana hal tersebut malah ditakutkan akan mengganggu stabilitas sosial di tempat tersebut.

"Karena masalah sipil, kita harapkan personil TNI AD tidak ada lagi, karena ini bukan masalah objek vital,"tegasnya.

Dia juga mengatakan, tim akuntabilitas publik akan mengadakan pembicaraan lanjutan langsung dengan Kemenhub agar permasalahan ini tidak memojokkan salah satu pihak.

"Kemudian dari DPD RI melalui tim akuntabilitas publik melalui Kemenhub, Pemda, DPRD provinsi dan Kota, kita akan bicarakan lagi supaya tidak terganggunya kepentingan rakyat dan pemerintah ini,"kata dia.

Terpisah, Humas Forum Komunikasi Masyarakat Bersatu (FKMB) Kotabaru-Rawalaut Hendro mengatakan sangat berharap pembangunan pagar tersebut tidak dilanjutkan dimana sangat merugikan kepentingan masyarakat banyak.

Dia juga menaruh harapan besar kepada DPD RI dalam hal ini Andi Surya untuk tetap terus memperjuangkan hack-hak mnasyarakat sesuai dengan apa yang tercantum dalam pancasila dan UUD.

Diberitakan sebelumnya, warga yang tinggal di bantaran rel kereta api merasa resah. Diantaranya, warga Kotabaru kecamatan Enggal. Penyebabnya, pihak kereta api membangun tembok pembatas rel. Hal ini menyebabkan warga yang tinggal di sisi rel menjadi terpisah. Kondisi serupa juga terjadi di wilayah Kebonjahe. Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) subdivre III.2 Tanjungkarang menyatakan pembangunan tembok tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat. (abd/c1/wdi)


Dewan Pantau Bus Bantuan

Posted: 05 Feb 2016 10:29 PM PST

BANDARLAMPUNG - Rencana pemberian bus bantuan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mendapat tanggapan kalangan DPRD Lampung. Dewan memastikan bakal mengawasi penggunaan bus bantuan tersebut. Menurut anggota Komisi IV DPRD Lampung Watoni Noerdin, bus bantuan dari Kemenhub itu memang dibutuhkan oleh Provinsi Lampung.

''Ya memang pada dasarnya itu memang dibutuhkan. Tetapi, penggunaannya harus benar-benar bermanfaat, jangan sampai salah fungsi nantinya," kata dia.

Dijelaskan Politisi PDI Perjuangan ini, banyak terjadi penyalahgunaan bantuan pemerintah. Untuk itu, lanjut dia, Dinas Perhubungan (Dishub) Lampung yang diserahi tanggungjawab bus tersebut juga harus paham.

Menurut Watoni, dasar pengelolaan bus tersebut sudah jelas. Yakni merujuk pada peraturan pemerintah (PP) 6 tahun 2006 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara / Daerah pasal 75 ayat 1 sampai 4.

"Di ayat satu dijelaskan, pengguna barang melakukan pemantauan dan penerbitan terhadap penggunaan, pemanfaatan, pemindahtanganan, penatausahaan, pemeliharaan, dan pengamanan barang milik negara/daerah yang berada di bawah penguasaannya. Kemudian, ini juga bisa menjadi audit pengawas fungsional jika pengggunaannya tidak sesuai," kata dia.

Senada diungkapkan anggota Komisi I Zamzani Yasin yang menjelaskan tentang penggunaan fungsi aset pemerintah.

"Ya ini kan aset pemerintah. Jika memang sudah sampai disini kan artinya menjadi aset Pemprov dan menjadi tanggungjawab Pemprov dalam hal ini Dishub. Untuk itu, perawatan dan sebagainya Dishub harus bisa menjamin," kata dia.

Jangan sampai, lanjut politisi Partai NasDem ini, bus yang seharusnya bisa beroperasi 10 tahun ternyata hanya bisa lima tahun saja sebab tak terawat.

Diberitakan sebelumnya, Dishub Lampung menunggu 20 bus bantuan Kemenhub. Rencananya, puluhan bus tersebut dioperasikan di daerah perbatasan.

Menurut Kepala Dishub Lampung Idrus Effendi, pihaknya sudah mendatangi Kemenhub terkait rencana pemberian bantuan bus tersebut. Dan, menurutnya, bus bantuan Kemenhub itu diperkirakan tiba di Lampung pekan depan.

Lalu, di mana saja trayek yang akan dilalui ke 20 bus tersebut? Idrus menjelaskan, ke 20 bus itu akan tersebar di berbagai titik di Lampung. Di antaranya ke Bandara Radin Inten II Lampung Selatan, Metro, Lampung Tengah, dan Institut Teknologi Sumatera (Itera). (abd/c1/wdi)