Jumat, 29 Mei 2015

Sanksi RS Imanuel Dicabut

Sanksi RS Imanuel Dicabut


Sanksi RS Imanuel Dicabut

Posted: 28 May 2015 09:27 PM PDT

BANDARLAMPUNG – Pihak Rumah Sakit (RS) Imanuel Bandarlampung akhirnya bisa bernapas lega. Sebab, sanksi pemutusan program BPJS Kesehatan di RS tersebut dipastikan dicabut. Per 1 Juni mendatang, RS ini sudah bisa kembali melayani pasien program BPJS Kesehatan. Pencabutan sanksi itu terungkap dalam pertemuan antara pihak BPJS Kesehatan cabang Bandarlampung dengan manajemen RS Imanuel, Rabu (27/5).

    Kepala BPJS Kesehatan Bandarlampung Hj. Sofyeni membenarkan pencabutan sanksi tersebut. ''Iya, kemarin (Rabu, Red) sudah ada pertemuan dan beberapa  kesepakatan  dengan Rumah Sakit Imanuel. Intinya, semua pihak menjalankan tugas dan fungsinya masing-masing termasuk  juga menjalankan kewajibannya," ujar dia saat dikonfirmasi via ponsel kemarin.

    Sofyeni menuturkan, RS Imanuel telah melakukan perbaikan pelayanan. Hal itu sesuai dengan kesepakatan kerjasama kedua instansi. Dia mencontohkan, manajemen RS Imanuel telah melakukan konsilidasi internal terkait pelayanan peserta BPJS Kesehatan.

    Sementara Kasubag Humas RS Imanuel Bandarlampung  Alquirina Supriyati  membenarkan akan jalin kerjasama pelayanan kesehatan per 1 Juni mendatang. Menurutnya, sebagai rumah sakit swasta RS Imanuel harus mendukung program pemerintah. Kami siap melayani kembali peserta BPJS," jelasnya.

    Diketahui, sebelumnya RS Imanuel menuai banyak keluhan terkait pelayanan pasien program BPJSK. Puncaknya, pihak BPJSK Bandarlampung memutus hubungan kerjasama terhitung 10 maret hingga 31 mei 2015.

    Pemutusan kerja sama tertuang dalam Surat No. 457/XIII-05/2015 tentang Pemberitahuan Penghentian Pelayanan Sementara. Surat itu ditandatangani langsung Kepala BPJS Kesehatan Bandarlampung Hj. Sofyeni. ''Ya, dalam rentang tanggal itu, RS Imanuel tidak melayani peserta BPJS Kesehatan, termasuk pelayanan program cuci darah, kecuali untuk kasus emergency,"  jelas Hubungan Eksternal BPJS Bandarlampung Dodi Sumardi. (gie/p2/c1/wdi)

Usai Disidak, Hadapi Hearing

Posted: 28 May 2015 09:27 PM PDT

Perwakilan PT Sumit Janji Hadir di DPRD
BANDARLAMPUNG – Komisi I DPRD Bandarlampung melakukan sidak ke PT Sumit Biomas kemarin. Para legislator yang dipimpin Ketua Komisi I Dedi Yuginta itu juga meminta dokumentasi izin perusahaan limbah cangkang sawit tersebut.

    Dedi ditemani anggota komisi Agus Sujatma, Indrawani, Bernas Werta, dan Ivan Setiawan. Mereka menyatakan bakal mempelajari kopi dokumen perizinan milik perusahaan itu. Nantinya, dokumen dari PT Sumit Biomas dicocokkan dengan dokumentasi milik pemkot.

    ''Kami akan cek kebenaran semua izin yang dimiliki perusahaan. Bukannya kehadiran kami ingin mencari-cari kesalahan perusahaan. Pada dasarnya, kami melihat ada yang dipersoalkan warga sekitar sini. Terlebih soal izin lingkungan," kata Dedi di PT Sumit kemarin.

    Dia menambahkan, pihak DPRD merespons positif hadirnya investor di Bandarlampung. Sebab, lanjut dia, bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dan mengurangi tingkat pengangguran. Hanya, jangan sampai kehadiran investor atau perusahaan tersebut melanggar aturan.

    ''Artinya, semua bentuk perizinan harus dipatuhi. Kan tujuannya selain menambah PAD, kita juga tidak ingin ada warga sekitarnya yang dirugikan. Untuk itu, warga sekitar juga harus mendapatkan manfaat dari hadirnya perusahaan," tukasnya.

    Sementara, General Manager PT Sumit Biomas Harnizal Johar mengklaim perusahaannya sudah memenuhi semua perizinan. Tetapi, dia memastikan bakal menaati aturan jika masih ada hal yang harus dipenuhi.

    Pihak perusahaan juga akan menghadiri hearing dengan Komisi III DPRD Bandarlampung. Dalam hearing itu nanti pihak perusahaan dipertemukan dengan Walhi (Wahana Lingkungan Hidup) dan warga yang dirugikan dengan pencemaran itu.

    ''Bahkan, kami juga sedang menunggu hasil uji lab. dari Badan Pengelolaan dan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPPLH) atas adanya tudingan bahwa telah terjadi pencemaran air di lingkungan warga sekitar," katanya.

    Terkait program corporate social responsibility (CSR) kepada warga, Harnizal mengaku sudah menjalankannya. Antara lain dengan mempekerjakan warga di sekitar perusahaannya.

    ''Sudah ada yang kerja, tetapi memang ada yang ingin menjadi sekuriti, sementara untuk sekuriti melalui outsourcing. Maka saat ini masih dalam pertimbangan kami. Yang jelas, kantor pusat Jakarta yang menentukan," kata dia. Selain itu, perusahaan juga sudah memberikan bantuan air bersih buat warga. Juga bantuan pembangunan masjid di lingkungan sekitar.

    Terpisah, Sekretaris Komisi III DPRD Bandarlampung Muchlas E. Bastari mengaku tidak masalah dengan langkan komisi I yang telah melakukan sidak ke PT Sumit Biomas.

    ''Ya, nggak masalah. Kami kan sudah menjadwalkan besok (hari ini, Red) jam 10.00 WIB untuk mempertemukan warga dan menjelaskan permasalahan yang timbul terkait limbah yang mencemari lingkungan," janjinya.

    Ditambahkan Direktur Walhi Lampung Hendrawan, pihaknya siap mendampingi warga dalam pertemuan yang digelar hari ini.

    Diketahui, PT Sumit Biomas tersandung masalah. Perusahaan yang berlokasi di Jl. Pangeran Tirtayasa, Kampung Gali, Kelurahan Campangraya, Sukabumi, itu dituding mencemari lingkungan. Setidaknya, di RT 07, 08, dan 09/Lk. 1 kampung tersebut. (goy/p2/c1/wdi)

Wow, Ini Dia Spek Laptop Dewan

Posted: 28 May 2015 09:22 PM PDT

BANDARLAMPUNG - Luar biasa. Sepuluh unit laptop yang dibeli oleh pihak sekretariat DPRD Bandarlampung punya spesifikasi canggih. Laptop tersebut jenis Acer Travelmate P246. Dari spesifikasinya, laptop ini sudah menggunakan platform Intel R Core M i704510U. Di mana, untuk rata-rata laptop jenis standar biasanya memakai platform di bawah seri Intel R Core i704510U.

    Operating system tersebut menggunakan Windows 8.1.  Dengan spek Graphics: NVIDIA Geforce 820 M, dipastikan laptop jenis ini bisa menampilkan performa grafik game (permainan) tanpa kesulitan. (Selengkapnya lihat grafis, Red). Satu laptop itu dibanderol Rp15 juta, termasuk pajak pertambahan nilai (PPN).

    Pengadaan laptop itu sendiri sudah dilakukan. Dan Multicom ditunjuk sebagai rekanan untuk mengadakan 15 laptop dengan nilai total anggaran Rp150 juta. Kini, belasan laptop canggih itu tersebar di berbagai bidang sekretariat. Di antaranya di bagian keuangan, persidangan, umum, dan humas.

    Pantauan Radar Lampung kemarin, laptop tersebut digunakan salah satu staf dibagian umum. Laptop itu tengah digunakan untuk mengetik.   

    Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat DPRD Kota Novi Irwansyah berkilah, spesifikasi sedemikian canggih itu memang diperlukan untuk mendukung tugas-tugas sekretariat.  Buktinya, pengadaan laptop itu sudah masuk dalam penganggaran. Ini berarti memang sekretariat dipandang perlu memiliki laptop canggih.

    "Maka dari itu supaya lebih memudahkan sistem kerja yang ada disekretariat terkait badgeting, data, dan hal lainnya dari perundang-undangan. Dan hal apapun yang berkaitan dengan kinerja sekretariat dibutuhkan Laptop yang baik agar tidak terjadi masalah di tengah jalan," katanya.

Selain itu, menurutnya DPA yang sudah dianggarkan pun tidak bisa dirubah begitu saja. "Namun kami nantinya bisa melakukan penghematan jika memang harganya yang ditentukan terjadi penurunan dan perubahan di pasaran. Sehingga, sisanya akan dikembalikan pada kas negara," tuturnya.

    Wartawan koran ini mencoba mencari laptop sejenis dengan spesifikasi sama. Dari empat toko khusus komputer di kota Bandarlampung tak ditemui laptop sejenis. Di salah satu toko, laptop tersebut baru bisa diperoleh setelah indent atau memesan lebih dulu.

    Pengadaan laptop canggih ini direspon akademisi Universitas Lampung, Dedi Hermawan. Menurut Dedi, wajar jika masyarakat ikut bertanya-tanya dengan PL per unit laptop senilai Rp15 juta.

    "Analisis kebutuhanya itu saya belum jelas, kebutuhan barangya sebesar apa, kebutuhanya bagaimana. Jadi dengan ketidak jelasan ini bisa saja masyarakat menilai peruntukannya belum jelas. Makanya, kebanyakan menanggap hal ini sebagai pemborosan," katanya. (goy/p2/c1/wdi)

Spesifikasi Laptop DPRD

- Jenis : Acer Travelmate P246
- Operating System : Windows 8.1
- Platform : Intel R Core M i704510U, Processor 4 MB Cache, 2.00 GHz
- System Memory: 4 GB of DDR3L Upgradable to 16 GB Using Two So Dimm Modules
- Display : 14" HD 13668768 Resolution Acer Comfyvew LED Backlit TFT LCD 16,9 aspect ratio Mercury-free
- Graphics : NVIDIA Geforce 820 M with 2 GB of Dedicated DDR3 VRAM, Suporting NVIDIA CUDATM, PhysXTM, PureVideo, HD, Technology, OpenEXR High Dynamic-Range (HDR) Technology, Shader Model 5,0, Microsoft DirectX 11,2, open GL 4,4 open CLTM 1,1
- Storage : 500 GB hard disk drive5400rpm
- Optical Drive : DVD Supermulti,
- Dimention & Weight : Dimensions 346 (W) x 248 (D) x 25,3/30,4 (H) mm Weight 2,1 Kg with 6-Cell baterry pack,
- Power Subsystem : WH 5000 mAH 11,1 V 6-Cell Li-ion battery
- Input Devices : Keyboard 86-/87-/91-Key Acer fine Tip keyboard with international language support Touchpad Multi-Gesture touchpad,
- Audio : High-definition audio support two built-in microphone,
- Communication : WLAN : Acer Invilink
- Nplivy 802,11 b/g/n wireless LAN
- WPAN : Bluetooth 4,0+HS LAN :Gigabit Ethernet
- Warranty : One-Years International Travelers Warranty (ITW). (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar