Jumat, 29 Januari 2016

PPN Dicabut, Harga Daging Tetap Tinggi

PPN Dicabut, Harga Daging Tetap Tinggi


PPN Dicabut, Harga Daging Tetap Tinggi

Posted: 29 Jan 2016 01:04 AM PST

BANDARLAMPUNG – Kendati pajak pertambahan nilai (PPN) 10 persen untuk komoditas daging sapi telah dicabut, tidak membawa solusi berarti bagi pembeli. Harga daging sapi masih tinggi di pasaran. Seperti yang disampaikan Sri Wahyuni (32), warga Rajabasa Raya, Bandarlampung. ''Tetap naik kok. Saya beli Rp120 ribu sekarang," katanya.

Hal yang sama dirasakan Wawan (40), pedagang Bakso Sami Asih, Wayhalim. Dia mengaku harga daging saat ini cukup mahal. ''Tadinya Rp110 ribu, sekarang Rp115 ribu–Rp120 ribu," ungkapnya.

Sementara, Ketua Asosiasi Pedagang Daging Lampung Tampan Sujarwadi membenarkan jika penerapan PPN 10 persen untuk daging sapi telah dibatalkan.

Selain itu, pihaknya juga sudah mengembalikan harga daging ke harga normal, yakni Rp110 ribu per kilogram. ''Dengan dibatalkannya penerapan pajak ini, memang membawa pengaruh besar untuk kami," terangnya.

Di antaranya, penghematan biaya pemotongan. Sehingga pihaknya masih dapat menjangkau harga pembelian sapi dari feedloter, dan mereka dapat menjual daging dengan harga normal.

''Tetapi jika di lapangan ternyata masih ada kenaikan harga, kemungkinan itu permainan oknum pengecer daging. Yang jelas, kami memberikan harga normal, tidak ada kenaikan," yakinnya. (yay/c1/whk)

Toko Karpet di Telukbetung Selatan Terbakar

Posted: 28 Jan 2016 07:35 PM PST

radarlampung.co.id - Musibah kebakaran kembali terjadi. Kali ini menimpa sebuah toko karpet di Jalan Ikan Hiu Telukbetung Selatan Bandarlampung. Toko milik Susanto itu ludes terbakar pada Jumat (29/1) dinihari.

Diduga kebakaran terjadi karena konsleting listrik. Sebab api mulai menyambar dari dalam gedung sejak pukul 02.30 Wib.

Kepala Bidang Kesiapsiagan BPBD Bandarlampung, Wisnu mengatakan pihak baru dapat memandankan api setelah lima jam.

"Kebakaran cukup besar, semuanya habis terbakar," ujarnya. (yay/adi)

Tambah Satu Cabang di MTQ Ke-47

Posted: 28 Jan 2016 12:36 AM PST

BANDARLAMPUNG – Pemkot Bandarlampung berencana menggelar acara tahunan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-47 tahun 2016 pada 19–22 Februari mendatang. Kepala Bagian Humas Pemkot Bandarlampung Paryanto mengatakan, pelaksanaan MTQ kali ini sesuai Surat Keputusan (SK) Wali Kota Bandarlampung Nomor 58/I.06/HK/201 tanggal 8 Januari 2016 tentang Pembentukan Panitia MTQ Ke-47 Tingkat Kota Bandarlampung.

''Jadi, besok (hari ini, Red) kita lakukan rapat persiapan pertama di ruang Tapis Berseri," jelas Paryanto di ruang kerjanya kemarin (27/1).

Dia menjelaskan, untuk pelaksanaan MTQ ke-47 ini, rencananya dipusatkan di Bumi Perkemahan Pramuka, Rajabasa. ''Nanti dibuka langsung wali kota dan dimeriahkan berbagai tarian kolosal yang diperagakam siswa dan siswi SMP dan SMA se-Bandarlampung," jelasnya.

Dia melanjutkan, peserta yang mengikuti MTQ ini berasal dari 20 kecamatan di Bandarlampung. Setiap kecamatan menyeleksi masing-masing perwakilan untuk berkompetisi.

Kemudian yang berbeda, pada MTQ tahun ini juga terdapat satu cabang lomba tambahan. Yakni bidang makalah ilmiah Alquran. ''Ya cabang-cabangnya sama saja. Cuma ada tambahan 1 cabang," ujarnya.

Sementara, cabang lainnya yang dilombakan antara lain MTQ, Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ), Musabaqah Fahmil Quran (MFQ), Musabaqah Syahril Quran (MSQ), Musabaqah Khotill Quran (MKh), Musabaqah Tartil Quran, Musabaqah Tafsirill Quran, dan Musabaqah Qiro'atil Quran. (yay/p2/c1/whk)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar