Minggu, 21 Februari 2016

Begini Tanggapan Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang

Begini Tanggapan Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang


Begini Tanggapan Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang

Posted: 21 Feb 2016 07:30 AM PST

radarlampung.co.id- Ancaman aksi unjukrasa buruh tenaga kerja bongkar muat (TKBM) ditanggapi dingin oleh Kepala Bagian Operasional Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang, Edisyah. Ia menegaskan koperasi ini sudah transparan dalam pengelolaan dana.

"Kami transparan kelola dana koperasi, dan ada auditor publik juga yang telah melakukan audit, " tegas Edisyah saat dihubungi melalui telepon, Minggu (21/2).

Menurutnya, semua tudingan miring yang disampaikan perwakilan TKBM itu tidak benar. Terlebih kata dia, saat dilakukan audit pengelolaan dana koperasi telah melibatkan akuntan publik yang independen.

"Itu tidak benar, ada transparansi dari kami yang disampaikan pada anggota, pembukuan kami sudah atas persetujuan anggota, " ujar dia.

Ia menyangkal tudingan bahwa pihaknya mengambil hak para buruh TKBM. Seperti soal adanya dugaan pemotongan dana anggota, ia berkilah dan mengaku sudah sesuai prosedur.

"Itu kebijakan supervisi yang mengelola lapangan, supervisi dan pengelola, uang itu (potongan) untuk dibangunkan rumah (anggota TKBM, Red), karena koperasi ada program rumah untuk hari tua," urainya.

Edisyah mengaku, saat ini anggota yang tergabung di TKBM sebanyak ribuan yang telah mengantongi kartu TKBM dan mendapatkan hak yang sama.

"Anggota kami ada 1000-an yang miliki kartu, dari data yang ada, "jelasnya.

Ia juga membantah tudingan hanya separuh anggota TKBM yang memegang kartu TKBM dan bergabung di dalam koperasi.

"Salah itu (separuh pegang kartu) enggak ada, jadi kalau umur 55, anggota TKBM sudah pensiun. Jadi dia (anggota berumur 55 tahun, Red) enggak jadi anggota koperasi lagi, "ucap Edisyah

Namun saat disinggung soal status tersangka Koperasi TKBM, SN,  Edisyah enggan berkomentar lebih jauh.

"Enggak jelas saya, kalo itu enggak ngerti saya, tanya ke penyidik Polda Lampung saja," tutupnya. (ozy/adi)

Ratusan Buruh Pelabuhan Panjang Ancam Demo

Posted: 21 Feb 2016 06:50 AM PST

radarlampung.co.id-  Ratusan buruh tenaga kerja bongkar muat (TKBM) Pelabuhan Panjang mengancam melakukan aksi unjuk rasa. Aksi itu terkait dugaan korupsi dalam Koperasi TKBM.

Perwakilan buruh TKBM, Hengki TM  mengungkapkan, carut marut pengelolaan koperasi sudah lama terjadi sejak tahun 2005 hingga 2015.

Namun hingga saat ini, proses penegakan hukum terhadap Ketua Koperasi TKBM belum juga tuntas.

Selain itu, dana pendidikan dan pelatihan, masker dan tunjangan perumahan kegiatan bongkar muat barang adalah dana TKBM Pelabuhan Panjang yang tidak dilaporkan kepada anggota mengenai pengelolaannya.

"Persoalan pengelolaan dana koperasi ini harus transparan sehingga dapat dipertanggungjawabkan kepada seluruh anggota. Selanjutnya persoalan hukum yang menjerat ketua koperasi juga segera dituntaskan oleh Polda Lampung," kata Hengki  saat konfrensi pers, Minggu (21/2). (ozy/adi)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar