Minggu, 14 Februari 2016

Polda Ambil Alih Kasus

Polda Ambil Alih Kasus


Polda Ambil Alih Kasus

Posted: 14 Feb 2016 06:15 AM PST

radarlampung.co.id - Pencurian rel kereta api (KA) merupakan ranah hukum yang harus diusut tuntas. Itulah sebabnya, usai penggerebekan di gudang PT San Xiong Steel Indonesia, Minggu (14/2), TNI melimpahkan penanganan kasus ini ke Polda Lampung.

Kasubdit Jatanras Polda Lampung AKBP Ruli Andy Yulianto menyatakan, pihaknya telah menerima penyerahan barang bukti dari TNI AL. Yakni 50 potongan rel. Rincinya  baja rel sepanjang dua meter berjumlah 24 potong dan sisanya ukuran empat meter.

"Ya benar. Kasusnya masih kita selidiki lebih lanjut. Yang jelas, barang buktinya sekarang ada di Polda Lampung," kata Ruli melalui ponselnya. Barang bukti lain yang dibawa ke Markas Polda Lampung adalah truk pengangkut jenis truk colt diesel BE 9286 JE.

Terpisah, Humas PT KAI Subdivre III.2 Tanjungkarang Muhaimin mengungkapkan, pencurian rel diketahui pernah terjadi di kawasan Lampung Utara. Tepatnya di Kecamatan Sungkai Selatan dan Blambanganpagar.

"Namun, pelakunya kabur. Kami hanya mengamankan belasan potong rel di jalan yang diduga hendak dijual ke pengepul. Sayangnya penadah potongan rel tersebut tidak ketahuan," kata Muhaimin. (ozy/ade)

Orang Dalam PT KAI Terlibat?

Posted: 14 Feb 2016 06:02 AM PST

radarlampung.co.id - Kasus pencurian rel kereta api sebenarnya sudah lama terdengar oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI). Hanya, selama ini pelaku dan penadahya tak terlacak. Berbagai spekulasi pun berkembang termasuk keterlibatan orang dalam PT KAI dan adanya kongkalikong dengan pihak-pihak tertentu.

Nah, dengan terungkapnya kasus itu setidaknya ada sedikit titik terang. Paling tidak kemana potongan-potongan baja tersebut dijual. Diketahui, 50 potongan rel itu dijual ke PT San Xiong Steel Indonesia di Jl. Raya Kalianda Km 23 Desa Tarahan, Katibung, Lampung Selatan.

"Kami berharap, kasus ini dapat dibongkar sampai ke akar-akarnya. Siapapun pelakunya, apakah melibatkan internal maupun eksternal PT KAI. Ini agar dapat ditindaklanjuti secara hukum," geram Manager Pamobvit PT KAI Subdivre III.2 Tanjungkarang, Robert, Minggu (14/2).

Dia mengingatkan, tindakan pencurian rel kereta ini dapat berdampak besar. Yakni mengancam keselamatan perjalanan kereta api. Belum lagi kerugian materiil mengingat kasus seperti ini sebenarnya sudah lama terjadi. (ozy/ade)

TNI-KAI Bongkar Sindikat Penjualan Rel

Posted: 14 Feb 2016 05:40 AM PST

radarlampung.co.id - Kecurigaan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan TNI AL Piabung, Padangcermin, Pesawaran, terbukti. Mereka menggerebek penjualan 50 batang rel kereta api di gudang PT San Xiong Steel Indonesia (SXSI), Minggu (14/2) pukul 08.00 WIB.

Potongan rel diangkut truk Colt Diesel merah dengan nomor polisi BE 9286 JE. Ketika digerebek, rel-rel itu sedang ditimbang di gudang PT SXSI di Jl. Raya Kalianda Km 23 Desa Tarahan, Katibung, Lampung Selatan (Lamsel). Namun sayang, sopir truk berhasi kabur.

Pasi Intel Batalion 9 Piabung, Kapten Marinir Rizaldi menjelaskan, pihaknya dan PT KAI sudah lama curiga adanya sindikat penjulan rel KA. Namun, sejauh ini belum pernah terungkap hingga penggerebekan dilakukan.

"Identitas sopirnya sudah kita kantongi. Inisialnya Ac, warga Desa Gedungketapang, Kecamatan Sungkai Selatan, Lampung Utara (Lampura)," ujar Rizaldi. Sayang hingga berita diturunkan, belum diperoleh jawaban dari pihak PT SXSI terkait masalah ini. (ozy/ade)

Warga Tolak Penggusuran Lapangan Cina

Posted: 14 Feb 2016 03:05 AM PST

radarlampung.co.id- Warga kecamatan Telukbetung Utara utamanya di Jl Wayhandak kel Sumurputri resah. Itu lantaran satu-satunya lapangan sepakbola yang digunakan masyarakat TbU kabarnya bakal digusur.

Tokoh masyarakat setempat Sabnu Ali mengatakan, lapangan yang dikenal dengan nama lapangan Cina itu akan digusur dan dibangun.

"Sudah beberapa hari ini saya dapat info lapangan Cina bakal dibangun. Ada klub bola dikumpulkan dan diajak bicara. Tapi mereka tegas menolak," kata dia Minggu (14/2).

Kronologisnya, kata Sabnu, lapangan ini sejak jaman Belanda digunakan parkir kuburan Cina dan lapangan bola. Namun era 80 an kuburan dipindahkan dan hanya tinggal lapangannya.

"Warga lalu membentuk Tim 11 dan saya sekretarisnya. Menolak segala bentuk pembangunan lapangan, karena ini satu-satunya fasum lapangan di TbU. Nah, ini infonya akan dibangun lagi, warga jelas menolak. Kami hanya ingin ada lapangan bola. Selain untuk olah raga masyarakat, juga banyak klub bola di TbU berlatih disini, di kelurahan Sumurputri saja ada enam klub, belum lagi kelurahan lain. Jadi kasihan nanti warga mau berolahraga bagaimana," tegasnya. (gus/ade)

Yustin Ficardo Apresiasi Gerakan Aku Anak Jujur

Posted: 13 Feb 2016 11:05 PM PST

radarlampung.co.id- Bunda PAUD Provinsi Lampung Aprilani Yustin Ficardo hadiri acara Pencanangan Gerakan Pembelajaran Aku Anak Jujur di gedung GSG Unila, Minggu (14/2).

Seminar nasional bertemakan "Pembelajaran Yang Menyenangkan Bagi Anak Usia Dini" ini dihadiri juga oleh Dr. Nugaan Yulia W.S., M.Psi. selaku Dir. Pembinaan guru dan tenaga paud, serta R. Ella Yulaelawati R. Ph.D selaku Dir. Pembinaan Paud yang menjadi narasumber dalam seminar tersebut.

Bunda Paud Yustin Ficardo sangat mengapresiasi sekali gerakan pembelajaran Aku Anak Jujur yang diberikan sejak usia dini. "Anak-anak belajar untuk jujur dan tidak korupsi demi kemajuan bangsa khususnya, di Provinsi Lampung," ujar Yustin. (rls/adi)

Begini Cara Pakai Hijab yang Benar

Posted: 13 Feb 2016 08:09 PM PST

radarlampung.co.id - Perayaan hari menutup aurat sedunia yang jatuh pada hari ini, Minggu (14/2), dirayakan di arena Car Free Day Tugu Adipura. Acara yang dimulai pukul 06.00 WIB ituditandai dengan aksi longmarch. Sejumlah elemen yang didominasi perempuan berjumlah lebih dari 200 orang tersebut juga melakukan orasi secara bergantian.

Pantauan radarlampung.co.id, aksi diikuti berbagai elemen seperti KAMMI Bandarlampung, Rumah Zakat Bandarlampung, Peduli Jilbab Bandarlampung, dan berbagai elemen muslim lainnya. "Kami ingin mengajak masyarakat agar menutup aurat dan mengajak berhijab sesuai syariat agama Islam," kata Koordinator aksi Yuli Kurniasih, mahasiswi IAIN Raden Intan Lampung.

Menurut dia, masih banyak wanita yang menggunakan hijab tak sesuai syar'i. Padahal menurutnya hijab yang sesuai syariat ada tuntutannya dalam Alquran. "Berhijab, tapi tak seperti berhijab," sindirnya. Selan longmarch dan orasi, demonstran membagi-bagikan hijab gratis di sekitar arena car free day serta mengajari tutorial hijab yang sesuai agama Islam. (nca/ade)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar